jQuery adalah pustaka Javascript kecil berupa kumpulan kode/fungsi Javascript siap pakai, yang menekankan pada interaksi antara JavaScript dan HTML, sehingga mempermudah kita untuk membuat kode Javascript.
Slogan jQuery adalah "Write less, do more" karena fungsinya yang menyederhanakan kode Javascript. jQuery dirilis pada Januari 2009 di BarCamp NYC oleh Jon Resig dan berlisensi ganda dibawah MIT dan GPL.
Saat ini jQuery telah digunakan oleh beberapa situs terkenal seperti : Google, Facebook, Twitter, Youtube. Situs lokal yang memakai jQuery diantaranya Vivanews, Studio21, dan Kompas. Selain digunakan oleh website, Microsoft dan Nokia juga menggunakan jQuery pada platform mereka. Microsoft awalnya mengadopsinya dalam Visual Studio untuk digunakan dalam ASP.NET AJAX dan ASP.NET MVC Framework, sedangkan Nokia menintegrasikannya dalam kerangka Web Run-Time mereka.
Kelebihan jQuery dibandingkan pustaka lain sejenisnya adalah :
- Kompatibel dengan hampir semua browser
- Kompatibel dengan semua versi CSS (dari CSS 1 sampai CSS 3)
- Dokumentasi dan tutorialnya lengkap, bisa langsung dilihat di http://jquery.com
- Didukung oleh banyak komunitas
- Disupport oleh plugin yang lengkap
- Filenya hanya satu dan ukurannya relatif kecil, sekitar 20 kb
- Open source atau free
- jQuery lebih diminati oleh para developer saat ini.