Luis Carlos Almeida da Cunha alias Nani mengawali tahun-tahun pertama hidupnya dengan berat. Datang sebagai imigran, diabaikan dan ditinggal pergi kedua orang tuanya, serta hidup sebagai remaja miskin. Namun nani lalu tumbuh menjadi pemain andalan.
Nani lahir di Cape Verde, sebuah kepulauan kecil bekas jajahan Portugal, sekitar 570 kilometer dari lepas pantai Afrika Barat. Anak yang lahir pada 17 November 1986 itu dibawa hijrah ke Portugal pada saat bayi.
Dari pihak ibunya, Nani memiliki lima saudara dan sembilan saudara lainnya dari ayahnya. Di keluarga imigran itu, Nani di abaikan dan ditinggal pergi kedua orang tuanya pada usia 12 tahun. Untungnya Nani dirawat oleh bibinya, Antonia, di distrik miskin Amadora, pinggiran Lisabon. Nama "Nani" didapat dari kakak perempuan tertuanya.Saat masih bocah nani belajar sepakbola dari kakak lelakinya. melihat permainan cantiknya, sang kakak membawa nani mendaftar ke klub Real Massama pada usia 14 tahun.
Berada di klub profesional, permainan Nani meningkat dan menjadi anggota tim yunior. Di klub itu Nani mendapat uang, makanan dan dibantu urusan kartu identitas dan paspornya.
Kepiawaiannya membuat nani dikontrak tim Sporting CP Yunior pada 2003 dan naik ke tim Senior pada tahun 2005. Di liga Portugal, nani mampu bermain dengan cepat sebagai penyerang sayap. Pemain bertinggi1,75 meter itu kerap merusak pertahanan lawan dengan akselerasi yang tinggi dan umpan-umpan tarik yang matang.
Nani mencetak sembilan gol dalam 58 laga bagi Sporting CP. Kemampuan individu yang tinggi dan kelincahannya bermmain sebagai tim membuat klub raksasa manchester United tertarik. MU membeli nani dengan harga 25,5 (Rp. 303,4 miliar) pada 2007. Sejak itu Nani tampil bersama Cristiano Ronaldo yang pernah menjadi rekan setimnya di Sporting CP.
Di MU, permainan Nani semakin eksplorasif. Pergerakannya semakin cepat dan mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan. nani menjadi salah satu pemain yang di sukai Pelatih Alex Ferguson karena mampu melayani penyerang ujung tombak dan tajam mengeksekusi gol saat ada kesempatan. Di Mu, Nani sudah dimainkan 124 kali dan mencetak 25 gol diberbagai kesempatan.
Di tim nasional portugal, kerier nani dimulai tahun 2006. Nani di panggil di tim nasional oleh Pelatih Luiz Felipe Scolari karena permainannya yang agresif. Ketrampilannya dilapangan membuat Nani menjadi pilihan utama saat pelatih timnas berganti dengan Carlos Queiroz dan Paulo Bento.
Oleh Bento, Nani di andalkan sebagai penyerang sayap kanan. Dengan Ronaldo di sayap kiri dan Helder Postiga sebagai ujung tombak, Portugal mempunyai barisan depan yang tergolong tajam.
"Nani adalah tipe pekerja keras. Dia rajin mencari bola, melakukan penetrasi, dan melepaskan umpan atau mencetak gol. Tidak diragukan, Nani adalah pemain andalan Portugal", kata Bento.