Luther Simjian Biography 1905 – 1997
Luther George Simjian adalah salah seorang Penemu dan ilmuwan yang berumur
cukup panjang. Ia dilahirkan di Turki pada 28 Januari 1905, dan meninggal pada
23 Oktober 1997 dalam usia 92 tahun.
Simjian muda hijrah ke Amerika Serikat pada usia 15 tahun, karena dipisahkan dari keluarganya pada masa Perang Dunia I. Setelah bertemu dengan kerabatnya di Connecticut, dia mulai belajar mandiri dengan bekerja sebagai Fotografer sesuai dengan bidang ketertarikannya. Pada awal mulanya, Simjian belajar di Universitas Yale dengan mengambil bidang Kedokteran. Namun minatnya berubah ketika Pihak Universitas memberikan pekerjaan di Laboratorium Foto. Pada tahun 1928, dia telah menduduki jabatan Direktur pada Departemen Fotografi di Universitas tersebut.
Simjian muda hijrah ke Amerika Serikat pada usia 15 tahun, karena dipisahkan dari keluarganya pada masa Perang Dunia I. Setelah bertemu dengan kerabatnya di Connecticut, dia mulai belajar mandiri dengan bekerja sebagai Fotografer sesuai dengan bidang ketertarikannya. Pada awal mulanya, Simjian belajar di Universitas Yale dengan mengambil bidang Kedokteran. Namun minatnya berubah ketika Pihak Universitas memberikan pekerjaan di Laboratorium Foto. Pada tahun 1928, dia telah menduduki jabatan Direktur pada Departemen Fotografi di Universitas tersebut.
Pada tahun 1934 Simjian pindah ke New York, di mana dia mengembangkan mesin
X-ray warna dan self-posing portrait camera, yang memungkinkan subyek untuk
melihat ke dalam cermin dan melihat gambar yang tepat yang akan diambil. Denagn
berbekal penemuannya ini, Simjian mendirikan sebuah perusahaan manufaktur
kamera dan menjual lisensi untuk menggunakan kamera tersebut di studio mini
yang diletakkan dalam Departement Store dengan nama Photoreflex yang kemudian
diganti dengan nama Reflectone. Perusahan inilah yang kemudian terus melakukan
pengembangan optik, dan perangkat elektro mekanik.
Ketika Simjian menawarkan ide untuk membuat pelanggan bank melakukan transaksi
finacial tanpa bertemu dengan teller, ia diragukan banyak orang. Tak kenal
menyerah, pada tahun 1939, Simjian mendaftarkan 20 paten yang berkaitan dengan
perangkat temuan barunya tersebut, dan menawarkan temuannya kepada sebuah
perusahaan besar yang sekarang dikenal dengan nama Citicorp. Baru setelah 6
bulan kemudian, Citicorp merespon tawaran Simjian tersebut. “Tampaknya, orang
yang akan menggunakan mesin ini hanyalah sejumlah kecil pelacur dan penjudi
yang malu dan tidak mau bertemu muka dengan tellers” tulis Simjian.
Ups, ternyata hari ini pada setiap sudut jalan, kita dapat dengan mudah menemukan mesin “ajaib” ini. Apa yang menjadi keraguan banyak orang pada masa tersebut sangat tidak terbukti. ATM sudah menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan bagi kebanyakan orang yang tinggal di perkotaan. Penemuan Simjian yang pada awalnya diragukan, kini telah membantu banyak orang dengan hadirnya kemudahan malalui mesin ATM.
Ups, ternyata hari ini pada setiap sudut jalan, kita dapat dengan mudah menemukan mesin “ajaib” ini. Apa yang menjadi keraguan banyak orang pada masa tersebut sangat tidak terbukti. ATM sudah menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan bagi kebanyakan orang yang tinggal di perkotaan. Penemuan Simjian yang pada awalnya diragukan, kini telah membantu banyak orang dengan hadirnya kemudahan malalui mesin ATM.